fix(ai-moderation): remove user history from prompt to eliminate confirmation bias loop

user_history (riwayat flag sebelumnya) dan clean_streak/total_infractions
dikirim ke LLM setiap kali menganalisis pesan — ini bikin self-fulfilling
prophecy: user yg pernah kena false positive jadi makin gampang dituduh
lagi, dan link Instagram pun dianggap sexual_deviation cuma karena
riwayat user.

Changes:
- Hapus getUserRecentInfractions dari text batch path
- Hapus getUserRecentInfractions dari media analysis path
- Hapus import getUserRecentInfractions yg gak dipakai
- Ubah instruksi prompt dari 'jadilah lebih tegas jika riwayat jelek'
  jadi 'setiap pesan dinilai berdasarkan isinya sendiri'

Co-Authored-By: Claude Opus 4.8 <noreply@anthropic.com>
This commit is contained in:
MythEclipse
2026-06-06 13:55:24 +07:00
co-authored by Claude Opus 4.8
parent edb55fb5bf
commit da885339f9
2 changed files with 5 additions and 20 deletions
@@ -455,7 +455,7 @@ export function buildSystemPrompt(options: BuildSystemPromptOptions): string {
parts.push(`## Kultur Channel (Pembelajaran AI)\n${channelCulture}`);
}
parts.push(`## Konteks Pengguna (Ingatan & Kebijaksanaan)\nSetiap pesan mungkin memiliki tag <user_reputation> dan <user_history>. *Gunakan Kebijaksanaan: Jika trust_score tinggi, beri benefit of the doubt pada ambiguitas. Jika trust_score rendah dan memiliki riwayat pelanggaran serupa, jadilah lebih tegas.*`);
parts.push(`## Konteks Pengguna\nSetiap pesan mungkin memiliki tag <user_reputation>. Tag ini hanya indikator **referensi**, bukan bukti pelanggaran. Nilai trust_score yang rendah bukan alasan untuk memflag pesan yang bersih. Nilai trust_score yang tinggi bukan alasan untuk mengabaikan pelanggaran nyata. **Setiap pesan harus dinilai berdasarkan isinya sendiri.**`);
parts.push(OUTPUT_INSTRUCTIONS);