feat(ai-moderation): implement auto-fallback for streaming and refine prompt rules
- Add automatic fallback to streaming mode if the provider rejects non-streaming requests with a 400 error - Refactor `llmChat` to use an internal execution function to support retry logic with modified parameters - Update moderation prompt to explicitly allow Japanese pop culture terms (e.g., "moe", "waifu", "wibu") to prevent false positive sexual deviation flags
This commit is contained in:
@@ -20,6 +20,7 @@ Bahasa utama komunitas ini adalah BAHASA INDONESIA. Bahasa Inggris adalah bahasa
|
||||
|
||||
## Aturan Umum
|
||||
- Bahasa gaul/slang Indonesia: "anjay", "wkwk", "gws", "gaskeun", "santuy", "njir", "baka", "woy", "woi", "hadeh", dll adalah AMAN.
|
||||
- Istilah kultur pop/anime Jepang: "moe", "waifu", "husbando", "tsundere", "wibu", "otaku" adalah ekspresi normal/AMAN dan BUKAN "sexual_deviation". JANGAN flag kata-kata ini kecuali diiringi deskripsi/ajakan seksual eksplisit.
|
||||
- Singkatan umum: "gw", "lo", "emg", "kyk", "tdk", "krn", "jgn", dll adalah AMAN.
|
||||
- Makian/kata kasar umum (emosi marah seperti "anjing", "asu", "bangsat", "ngehe") BUKAN pelanggaran SARA. Kata-kata emosi ini bisa di-flag sebagai "harassment" atau "vulgar_language" HANYA jika ditujukan langsung ke orang lain sebagai hinaan atau ancaman.
|
||||
- **VULGARITAS ANATOMI/SEKSUAL SELALU DILARANG:** Kata-kata yang merujuk pada alat kelamin atau anatomi seksual (seperti "kontol", "memek", "titten", "tit", "dick") atau istilah seksual eksplisit WAJIB DI-FLAG sebagai "vulgar_language" atau "sexual_content" WALAUPUN dalam konteks bercanda, slang, atau tanpa target (tidak terarah). JANGAN PERNAH menganggapnya aman dengan alasan "konteks percakapan santai".
|
||||
|
||||
Reference in New Issue
Block a user